Deviant Login Shop  Join deviantART for FREE Take the Tour
  • Mood: Optimism
  • Listening to: OST. Sang Pemimpi
  • Reading: Hey Enterpreneur!
  • Watching: Kejar Tayang
  • Playing: my fingers :P
  • Eating: Pecel Lele
  • Drinking: Milk (at last!)
Alhamdulillah, akhirnya bisa beres juga. ini 554 Generation. cikal bakal clothing gw. doain aja bisa jadi besar, amin amin amin :pray:

Desain bisa dilihat disini :
eyewitness21.deviantart.com/ar…

Desain 01 : Ashabul Yamin tees : Rp.65.000,-
Desain 02 : Kafayeh tees : Rp. 70.000,-

Bahan 30s, Sablon SuperWhite. Harga belum termasuk ongkos kirim. untuk mengetahui harga ongkos kirim sekaligus memesan, silakan SMS di (0274)910-1840.

dan untuk pemesanan via e-mail, silakan mengirim e-mail ke 554generation@gmail.com.

atau jika belum jelas, silakan SMS di (0274)910-1840.

sedangkan untuk pembayaran, silakan transfer sejumlah uang pembelian ditambah ongkos kirim, melalui rekening Shar-E bank Muamalat 923-4129024, A.N Muhammad Zia Ul-Haq.

setelah itu, konfirmasikan pembayaran anda melalui SMS ke nomor (0274)910-1840 dengan format SMS :
Nama lengkap/Alamat lengkap/Tanggal pengiriman/waktu pengiriman/nominal/bank asal.

Contoh : Muhammad Iqbal/Jl. Kenari 31 Madiun Jawa Timur/15-02-10/09:58/Rp.310.000/Mandiri

Insya Allah pesanannya akan tiba, dalam waktu 1-7 hari.

Note : Kaos masih dalam proses produksi. jadi, mohon maaf jika ada keterlambatan dalam pengiriman.

Uang akan saya kembalikan penuh jika dalam jangka maksimal 30 hari, anda belum menerima barang yang telah dipesan.

pemesan tidak berhak komplain, apabila barang tidak sampai di tangan, karena tidak melalui prosedur pemesanan yang telah dijelaskan di atas

bukan nakut-nakutin ya, hehe... tapi ini untuk meminimalisir adanya error dalam pemesanan. sehingga, saya sama panjenengan semua, bisa sama-sama tenang dan saling percaya.

jazakallah, sudah memesan di 554 generation. doakan kami bisa jadi lebih baik dalam pelayanan di kesempatan berikutnya. Enjoy!! ^_^


:iconmuslim-manga: :iconindonesia: :iconvector-club:
  • Mood: Pain
  • Listening to: Anang - Separuh Jiwaku pergi (cocok lagunya)
  • Reading: Naruto mangascan
  • Watching: KCB (ketika cicak bersaksi)
  • Playing: Naruto The Rising Dawn
  • Eating: Burger
  • Drinking: Guava juice
Bad News.

flash gw ilang. beneran ilang. dan gw super shock & lemes.

seluruh database design, hasil kerjaan gw selama 1 taon ni... gw taroh disana.
termasuk unpublish Dreamdrawing project (see my galleries & you would know 'bout DD project :D) dan beberapa desain Tees buat distro.

sisanya desain2 lain yang gak kalah pentingnya...

gw kalah. dan harus mulai dari nol lagi.... :faint:

so, selama beberapa waktu ini, kayaknya gw gak bisa submit deviation dulu....

guys, gals... minta doanya, semoga bisa ketemu....

amin ya robbal 'alamin....

:iconmuslim-manga: :iconindonesia: :iconvector-club:
  • Mood: Neutral
  • Listening to: The Fikr - Karena Aku hambaMu juga
  • Reading: gideon the cutpurse & Tar Man
  • Watching: Drama Korea (Oh nooo!!)
  • Playing: DOTA
  • Eating: bakso bikinan sendiri (asin!)
  • Drinking: masih nutri sari :D
ini artikel udah gw bikin lama banget. dulu sempet diposting sekali di indoakatsuki.us, A.N. tak_kasih_hatake (ID gw)

bagi yang belom baca, here goes.... enjoy!! :D :D :D


Nasi, yang berasal dari tanaman bernama latin Oriza Sativa, atau lebih dikenal dengan nama padi, adalah makanan pokok masyarakat di Indonesia. Terlepas dari manfaatnya dalam memberikan asupan karbohidrat bagi tubuh, rupanya tanaman yang satu ini juga mengandung berbagai macam bahaya. Hasil penelitian independen mengungkapkan berbagai fakta tentang BAHAYA MENGONSUMSI nasi. Berikut beberapa diantaranya :
Nasi terbukti memiliki efek ketagihan, yang bahkan lebih besar daripada ganja, SS & putauw sekalipun. Dari riset yang dilakukan kepada para warga desa, 95 % dari mereka selalu ingin mengonsumsi nasi dalam jangka waktu pendek. Jika mereka makan nasi pada pagi hari, mereka pasti ingin memakannya kembali saat siang hari. Jika nasi tidak tersedia, sebagian besar diantara mereka akan mengalami kondisi sakaw yang biasa disebut KELAPARAN.

Nasi terbukti memiliki andil besar dalam aspek tingginya tingkat kriminalitas di Indonesia, terutama di kota-kota besar. Survey membuktikan, bahwa kejahatan selalu terjadi dalam jangka waktu 1 x 24 jam setelah mereka (para pelaku kejahatan, red.) memakan nasi.

Nasi juga dapat menyebabkan keracunan, jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Contoh kasus : Anda menanak nasi sebanyak 1 panci, sementara anda hanya membutuhkan 3 piring setiap harinya. Jika diibaratkan 1 panci dapat dibagi menjadi 12 piring, maka bisa dipastikan anda akan keracunan pada hari ketiga dan keempat.

Yang lebih menakutkan lagi, mengonsumsi nasi pada waktu yang tidak tepat, dapat menyebabkan KEMATIAN. Contoh kasus : Anda makan siang dengan sepiring nasi dan lauk ikan pindang serta sayur asem yang lezat saat anda sedang menyetir mobil dengan kecepatan 80 km/jam di jalan raya. Maka, percayalah. Anda sedang menghadapi maut.

Nasi juga merupakan salah satu kurir bibit penyakit seperti misalkan diare. Contoh kasus : nasi yang telah dihinggapi lalat, jika dimakan akan menyebabkan diare (dikutip dari poster kesehatan di UKS).
SETENGAH dari seluruh siswa di Indonesia yang memakan nasi,nilainya dibawah rata".

Suku" pada zaman batu yang tidak MAKAN NASI terbukti tidak mengidap tumor,alzheimer,osteoporosis,ataupun Parkinson.

Dokter melarang bayi yang baru lahir untuk makan nasi.Hal ini menjadi bukti bahwa nasi punya dampak berbahaya yang telah dibuktikan oleh ilmu kedokteran.

Nasi yang kering biasa dimakan oleh ayam.Nah,sekarang anda perlu curiga darimana flu burung berasal.

Jumlah pemakan nasi di negara indonesia jauh lebih banyak daripada negara maju,ini mungkin salah satu penyebab keterbelakangan negara ini.

Di warung" biasa kuli makan nasi dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kaum eksekutif.Hal ini membuktikan jika makan nasi MENURUNKAN kemampuan ekonomi seseorang.

Makan nasi dapat menyebabkan rasa haus alias MENYERAP air.padahal sebagian besar tubuh kita terdiri dari air.

Nasi DIMASAK diatas suhu 100 derajat Celcius.itu panas yang cukup untuk bunuh orang.

Selain dimakan,nasi juga bisa buat NGELEM 

Nah, sekarang semua dikembalikan kepada anda. Masihkah anda berani memakannya? :rofl:




NB :
oh yeah, lupa nambahin group gw - Muslim Manga
:iconmuslim-manga:
:iconindonesia:
:iconvector-club:
  • Listening to: D'Nasip - Jangan menyerah
  • Reading: Red Eyes 11
  • Playing: Rise of nations
  • Eating: sate ambal
  • Drinking: nutri sari :D
OK, sebelom gw nulis, gw mau menyampaikan bahwa yang bakal gw tulis di sini adalah kritik ‘emosional’ atas apa yang telah menimpa gw hari ini. Yaah, hampir2 sama kek kritiknya bu prita

Semoga aja gw gak ditangkep gara2 nulis tulisan ini, karena apa yang menimpa gw adalah kenyataan, bukan bohongan.

Hari ini gw marah dan sedih, sekaligus kecewa. Gw marah dan sedih, karena impian gw seolah diangkat sampe gw merasa melayang dan tersenyum karenanya, lalu tiba-tiba saja dihempaskan sedalam-dalamnya ke bumi. Gw kecewa… berat, karena yang melakukan itu, ternyata adalah pihak yang selama ini gw anggap sebagai satu-satunya jalan dalam meraih impian itu.

Oke, perlu gw jelasin dikit. Impian gw adalah pergi ke Mesir dan belajar di sana. Tahun kemaren, gw udah ujian seleksi, dan lolos. Tapi non-beasiswa. Dan sebenernya gw bisa aja sih, berangkat tahun kemaren. Tapi karena satu dan lain hal, ortu minta gw berangkat tahun ini.

Secara ilmu, klo gw ngambil beasiswa, kemungkinannya terlalu kecil, coz kalah sama lulusan pondok macem Krapyak & Gontor yang legendaris itu. Baik dari lughoh secara lisan (nahwu-shorof) ataupun tertulis (insya’ dan tsaqofah al-Islamiyah). Cuman hafalan yang bisa gw andalin. Dan bersyukur, gw dapet nilai bagus dalam aspek itu.

Dalam penantian itu, gw berharap ada chance bagi gw untuk ngambil tes beasiswa. Dan do’a gw terjawab pas iseng main ke www.ditpertais.net, situsnya DEPAG yang biasa ngeluarin info buat beasiswa, beberapa waktu yang lalu. Karena pendaftarannya cuman di UIN Sunan Kalijaga, maka tanggal 14 juli kemaren, gw langsung daftar di sana. Setelah ngisi formulirnya, gw diminta milih, apakah jalur yg mau gw tempuh itu beasiswa, ato non-beasiswa. Gw milih opsi pertama, karena yang emang lagi gw kejar tu beasiswanya.
Setelah itu gw dapet tanda peserta, dan bukti kwitansi untuk pembayaran “BIAYA PENDAFTARAN SELEKSI BEASISWA DAN NON BEASISWA MESIR 2009/2010, TEMPAT SELEKSI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA” terbilang Rp.175.000,- (gw masih simpen kwitansinya)

Yup,  sampe tahap itu, semua beres, gak ada masalah. Sampe pagi tadi.

Ceritanya, sebelom tes, gw nyolong waktu bentar buat dhuha, sekalian istikhoroh. Nah, ketika gw turun (musholanya di lantai 3, tempat tes di lantai 1), salah seorang peserta dari Purwokerto bernama F(nama disensor, wakaka ^^), yang sempet gw ajak ngobrol sebelomnya, Tanya ke gw, “Mas, ini tesnya buat semuanya, atau Cuma buat yang non-beasiswa? Soalnya saya ngambilnya beasiswa Maroko.”

Gw tertegun. Setau gw, tahun lalu, semua seleksi baik beasiswa maupun non-beasiswa, tesnya di UIN. Waktunya juga sama. Gw cek lagi kwitansi & tanda peserta gw. “Lah, kayaknya bukannya sama buat semuanya? Tuh liat aja kwitansinya.”

Tapi tak ayal, gw tetep nanya ke petugas ibu-ibu yang jaga di sana. Dan jawabannya sungguh mengejutkan.

“Oo… tes ini Cuma untuk yang non-beasiswa aja mas, yang beasiswa udah dari dulu, di Kedutaan Mesir.”

Gw melongo. Gw tunjukin kwitansi gw dan tanda peserta gw. “Lha trus ini apa bu? Di kwitansi tertulis jelas, saya kemaren mbayar 175 ribu, adalah untuk BIAYA PENDAFTARAN SELEKSI BEASISWA DAN NON BEASISWA MESIR 2009/2010! Dan saya milih yang beasiswa! Kok bisa gini jadinya!?”

Tapi ibu itu tetep ngotot klo tes pagi itu adalah CUMA untuk NON BEASISWA.

Gw berusaha tetep sopan, meskipun sewot juga. “Saya sudah ikut tes tahun lalu, jalur non-beasiswa. Dan saya LULUS. Sekarang, saya di sini untuk tes BEASISWA! Karena yang saya cari beasiswanya, bukan cuman lulusnya. Kalo begini jadinya, BUAT APA SAYA BAYAR 175 RIBU CUMAN UNTUK IKUTAN TES YANG NYATA-NYATANYA SAYA UDAH LULUS!?”

Maaf, kalimat yang huruf2 kapital di atas, hanya untuk penegasan, bukan berarti gw teriak.

Tapi lagi-lagi, dari pihak panitia tetep bersikukuh klo tes saat itu cuma untuk non-beasiswa. Dalam hati gw bilang, “INI PENIPUAN! DI KWITANSI JELAS TERTULIS UNTUK SELEKSI BEASISWA DAN NON BEASISWA, KOK SAMPE SINI BISA BEROBAH GITU?” tapi cuman dalem hati. Inget, gw ini masih beradab, hehehe :P

Gw jelas gak mau rugi. Saat itu juga, gw minta duid 175 ribu gw kembali. Dan Alhamdulillah, dibalikin full. Tapi yang bikin gw bingung, pas gw Tanya gini, “Kok bisa sampai ada miss-communication seperti ini? Akibatnya bisa fatal lho bu. Dan bisa jadi ‘korban’nya bukan Cuma saya!”

Mereka cuman bilang, “Mungkin itu kesalahan di internet.” Terang aja gw tambah bingung. Informasi yang salah beredar di internet? Berapa banyak korbannya?

Tapi kata2 terakhir dari panitia (Setelah minta maaf tentunya. Um, Im appreciate it, Ma’am… Thank you :D) adalah, “Wah, kami nggak tau apa-apa mas, kami Cuma pelaksana. Instruksinya DARI DEPAG.”

Nah loh, artinya gw gak bisa nuntut apa-apa dari panitia, coz mereka Cuma pelaksana. Ketika gw mau nuntut ke depag, gw udah gak ada urusan apa-apa. Toh duit udah balik ke tangan gw.

Gw cuman kasihan, kalo ada orang yang antusias ikut, dengan harapan bisa dapet beasiswa, nggak tau, bahwa yang dikejarnya itu harapan kosong. Artinya, setinggi apapun nilai yang dia dapet, dia akan tetep bayar kalo mau sekolah di tempat tujuannya. Dan dananya jelas nggak sedikit. Seperti temen gw yang ngambil beasiswa Maroko, yang gw ceritain di atas tadi. Meskipun ujung2nya sebelom kami berpisah, dia dan teman2nya terpaksa bilang, “Yo wis, ora popo lah!”, gw tetep merasa kasihan.

Bisa jadi temen gw itu bukan orang mampu, dan menyandarkan harapan satu-satunya untuk melanjutkan kuliah pada tes beasiswa itu, bahkan mungkin uang 175 ribu plus ongkosnya dari daerah asalnya, sampe minjem tetangga…

Dan gw sendiri ‘terluka’, mengingat ini tahun terakhir gw bisa ikutan tes, dan udah pupus pagi tadi. Artinya gw gak bakalan bisa dapet beasiswa di Al-Azhar, kecuali klo nyari beasiswanya di sana. Gw udah berharap banyak dalam tes ini, belajar nahwu-shorf sampe guling2, sakit kepala, manggil memori hafalan gw yang gak seberapa, hancur begitu aja.
Sampe saat gw nulis tulisan ini, gw masih belom yakin, apakah jangan-jangan ibu-ibu yang tadi pagi itu salah info, terus tiba2 nelpon gw, “Maaf mas, tadi salah info! Rupanya tesnya juga untuk yang jalur beasiswa juga!”… paling2 gw bakal dateng ke sana, terus ngamuk2 gara2 ngasih info yang menyesatkan, dan memupuskan harapan terakhir gw. Hahaha (ketawa pait)

Semoga aja ‘korban’dari  insiden gak jelas ini, cuman gw, gak ada yang lain. Dan semoga aja, baik Depag selaku pihak penyelenggara dan UIN selaku pihak pelaksana bisa berbenah diri, supaya nggak terulang lagi di tahun berikutnya. gw udah cukup sedih dan marah, karena harapan gw yang terakhir udah pupus gara2 ini.

Dan terakhir, barangkali pertolongan Allah-lah yang membuat temen yang baru gw kenal tadi, F bertanya soal itu ke gw. Seandainya tidak, mungkin gw udah masuk ruangan, ikut test, dan saat ini udah duduk manis di rumah, sambil berharap pada harapan kosong yang gw gak tau, gak akan pernah datang.

Dan tentu saja, 175 ribu yang terbuang percuma. Hahahaha…. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah (^_^)

Haaah… yang penting, semoga tahun ini gw bisa bener2 berangkat ke sana, setelah penantian yang panjang. Hm, jadi teringat do’a yang selalu ditulis sahabat gw, Musa Al-Azhar, yang udah duluan kuliah di sana. Allahu yusahhil umuuri… Amin…Insya Allah… :D












I'm join this group :
:iconmuslim-manga:
  • Listening to: linkin park - new divide
  • Reading: Manhaj Haraki
  • Eating: Delicious meatballs ^^
  • Drinking: water
I'm sorry, if I choose my mother language, indonesia, for my journal...

Gw mau minta maaf buat semuanya,
klo komen ke profil saya, ato ke art saya, lama (ato parahnya) nggak dibales...

itu semua karena kelemahan gw sebagai seorang manusia yang punya batasan... actually, I obsessed to comment to all of ur deviation... all of them is totally awesome!! I swear!

tapi karena waktu saya yang makin terbatas buat OL (ato malah makin terbatas di indo), jadinya paling banter saya cuman bisa upload art (hehehe, entah kenapa ya, kok malah jadi suka eksperimen sekarang), dan komentar dikit2...

Sekali lagi, gw minta maaf... thanks atas permaklumannya :D